“Jambu Janji Busuk” Warga Taman Duta Sebut Janji Kampanye SS Jadi Walikota Selesaikan Masalah Banjir

Beberin.com, KOTA DEPOK — Banjir adalah fenomena hidrometeorologi berupa luapan air dalam jumlah besar yang merendam daratan, sering kali dipicu curah hujan tinggi, sistem drainase buruk, atau luapan sungai. Fenomena ini menjadi bencana alam jika merugikan manusia dan merusak infrastruktur, yang disebabkan oleh kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia.

 

Seperti halnya sebagian besar di wilayah Kota Depok sedang dilanda banjir, seperti di wilayah Pitara, Tugu, Lembah Depok dan yang lebih terparah di perumahan Taman Duta dan Bukit Cengkeh 2.

 

Warga Perumahan Taman Duta, Rina mengaku, bahwa banjir yang terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sudah surut, namun masih was-was banjir akan datang lagi mengingat hujan deras kembali menguyur pada Minggu (22/3/2026) sore.

 

“Memang sudah surut karena panas terik eh ini hujan lagi, petir. Semoga tidak ada banjir lagi,” keluh Rina.

 

Dia menyebutkan, bahwa dulu waktu masa kampanye, Wali Kota Depok, Supian Suri mau selesaikan masalah banjir yang kerap terjadi dan sudah berlangsung puluhan tahun di perumahan Taman Duta dan Bukit Cengkeh 2 ini.

 

“Namun buktinya, jangankan mau menyelesaikan banjir, nengok aja nggak! Tak ada satupun pejabat yang datang. Nggak ada empati, apalagi solusi untuk warga korban banjir di hari Lebaran,” ucap Rina.

 

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, mencatat sebanyak 3.675 rumah warga terdampak banjir pada hari pertama lebaran 2026.

 

“Benar, banjir hari pertama lebaran tersebut berdampak pada sekitar 3.675 kepala keluarga atau setara dengan 14.700 jiwa. Jadi, warga Depok terdampak banjir di lebaran pertama, mencapai 14.700 orang,” terang Kepala Bidang Penanggulangan Bencana DPKP Kota Depok, Deny Romulo, Minggu (22/3/2026).

 

Dijelaskannya, bahwa wilayah yang terdampak banjir tersebar di sejumlah kecamatan, diantaranya Cimanggis, Sukmajaya, Cilodong, Tapos dan Pancoran Mas.

 

Seperti di Kecamatan Cimanggis, banjir melanda sejumlah RW di Kelurahan Mekarsari, Kelurahan Tugu, serta Kelurahan Pasir Gunung Selatan.

 

Sementara di Sukmajaya, genangan terjadi di salah satu RT, dan di Cilodong meliputi beberapa wilayah termasuk Kelurahan Cilangkap di Kecamatan Tapos,” jelas Deny.

 

Sedangkan, ketinggian air dilaporkan bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai 160 sentimeter. Meski demikian, kondisi banjir saat ini mulai berangsur surut,” tambahnya.

 

SAID