Beberin.com, KOTA DEPOK — Membaca Al-Qur’an adalah bentuk ibadah, dialog spiritual, dan sumber ketenangan jiwa yang memberikan syafaat, meningkatkan keimanan, serta memperbaiki akhlak. Refleksi mendalam melampaui sekadar bacaan, yaitu meresapi makna, memperbaiki bacaan (tartil), dan menerapkan petunjuk-Nya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Al-Qur’an menjadi pedoman hidup, bukan sekadar hiasan.
Seperti dalam temanya “Wartawan Mengaji” yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok, Jawa Barat pada Ramadhan 1447 Hijriah, 2026 M, segera berlangsung, Jumat, 13 Maret 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga 18.00 WIB di Sekretariat PWI Kota Depok, Jawa Barat.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan 1447 Hijriah yang diinisiasi PWI Kota Depok sebagai ruang spiritual bagi insan pers di tengah kesibukan menjalankan tugas jurnalistik. Hal iini digelar sebagai momentum untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan di kalangan wartawan.
“Melalui program Wartawan Mengaji ini kami ingin mengajak para wartawan meluangkan waktu untuk membaca Al-Qur’an dan menjadikan Ramadhan sebagai ruang refleksi di tengah rutinitas jurnalistik,” ujar Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah, Selasa (10/3/2026).
Ia menyebutkan, bahwa profesi wartawan yang setiap hari menyampaikan informasi kepada masyarakat juga membutuhkan ruang refleksi agar nilai kejujuran dan amanah tetap terjaga.
“Wartawan setiap hari menulis berita dan menyampaikan informasi kepada publik. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk menenangkan diri, mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, serta mengingat kembali nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam profesi jurnalistik,” ucap Rusdy.
Menurutnya, bahwa dalam kegiatan tersebut, para wartawan akan mengikuti tadarus Al-Qur’an dengan target setiap peserta membaca minimal satu juz. Dengan demikian, panitia berharap dapat melaksanakan khataman Al-Qur’an secara bersama-sama.
“Jadi, selain tadarus dan khataman Al-Qur’an, program Ramadhan ini juga akan diisi dengan santunan bagi anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadhan,” tutur Rusdy.
Dijelaskannya, bahwa panitia juga menyiapkan bingkisan Idul Fitri bagi wartawan sebagai bentuk kebersamaan dan solidaritas insan pers di Kota Depok. Rusdy berharap agenda spiritual tersebut dapat terus menjadi tradisi tahunan di lingkungan PWI Kota Depok.
Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama, kemudian salat Magrib berjamaah, serta dilanjutkan dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya kegiatan ini sudah menjadi tradisi baik bagi wartawan. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa di tengah kesibukan meliput berbagai peristiwa, wartawan juga perlu menjaga kedekatan spiritual dan kepedulian sosial,” jelas Rusdy.
Rusdy menambahkan, bahwa melalui kegiatan ini, para wartawan diharapkan tidak hanya menjalankan peran sebagai penyampai informasi kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai keagamaan dan kepedulian sosial di tengah momentum Ramadhan.
“Artinya, Ramadhan menjadi pengingat bahwa di balik hiruk pikuk berita harian, wartawan juga membutuhkan ruang untuk menenangkan hati dan kembali kepada ayat suci Al-Qur’an,” imbuh Rusdy, yang juga pemegang Pers Card Nomor One (PCNO), dari Presiden RI itu.
Diketahui dalam kegiatan Wartawan Mengaji digagas PWI Kota Depok ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak, diantaranya Karabha Digdaya, Shila at Sawangan, PLN, Bank BJB, Tirta Asasta Depok, Kokola, Dompet Dhuafa, Indosat, ITC Depok, Toko Daging Nusantara, Bonte Holistik, Evenciio Apartment, serta Citadines Berawa Beach Bali.
SAID











Leave a Reply