Level Up Perjalanan Menyusui: Mom Uung Kawal Keberhasilan Menyusui dengan Luncurkan Tim Medical Doctor

Beberin.com, Jakarta – Sebagai pendamping Ibu dalam perjalanan menyusui, Mom Uung melakukan terobosan besar dengan meluncurkan tim Medical Doctor melalui acara eksklusif bertajuk “Level Up Breastfeeding Journey with Medical Doctors of Mom Uung” di Aminta Hall, Jakarta, Minggu (18/1).

 

Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata usaha Mom Uung untuk memastikan pendampingan menyusui dilakukan dengan pendekatan yang sejalan dengan standar medis dan berbasis hasil yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah (scientific-based).

 

Acara ini menghadirkan jajaran pakar kesehatan yang tergabung dalam tim Medical Doctor Mom Uung, di antaranya dr. Agus Heriyanto, SpOG.MARS.MM.CHt, dr. Elizabeth Margaretha P., MARS, CIMI., dr. Natasya Ayu Andamari, Sp.A., dr. Pritta Diyanti Karyaman, CIMI, CBS, IBCLC, serta jajaran dokter terbaru yaitu dr. Ian Suryadi Suteja, M.Med Sc, Sp.A, dr. Kendry Savira Yordian Sp.OG., MMRS, dan dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp. G.K. Dalam kesempatan ini, Mom Influencer Fanny Kondoh serta Hesfi Natia turut hadir dan berbagi kisah menyusui buah hati mereka yang tumbuh sehat dan cerdas berkat dukungan ASI eksklusif dengan ASI Booster Mom Uung.

 

Pendampingan medis menjadi pondasi utama dalam membangun keberhasilan menyusui sejak awal. Founder Mom Uung, Uung Victoria Finky, menjelaskan bahwa keterlibatan para tim Medical Doctor ini bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan terkait menyusui, termasuk pemilihan nutrisi, benar-benar didasarkan pada bukti medis yang kuat. “Seluruh produk Mom Uung kami kembangkan dengan tim dokter agar sesuai dengan kebutuhan gizi ibu menyusui dan mendukung tumbuh kembang anak. Akhir tahun lalu kami juga baru launching jurnal penelitian internasional yang membuktikan ASI Booster Mom Uung itu terbukti efektif bisa meningkatkan supply dan kualitas ASI. Dengan terobosan ini, kami yakin bisa menjawab keresahan para ibu secara lebih kredibel karena didukung bukti ilmiah yang jelas,” ujar Uung.

 

Hal ini dipertegas dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp. G.K, yang menjelaskan bahwa gizi menjadi kunci utama dalam sistem biologis Ibu menyusui. Senada dengan itu, dr. Agus Heriyanto, SpOG.MARS.MM.CHt menekankan bahwa persiapan menyusui idealnya dimulai sejak masa kehamilan melalui pendampingan medis agar Ibu tidak terjebak pada saran yang tidak berbasis ilmu.

 

Dalam diskusi tersebut, dr. Kendry Savira Yordian, Sp.IG. menjelaskan bahwa persiapan menyusui dapat dimulai sejak Trimester 3 (TM3). Pada fase ini, Ibu hamil diperbolehkan mengonsumsi asupan pendukung atau ASI Booster yang aman. Namun, dr. Kendry Savira Yordian Sp.OG., MMRS memberikan catatan penting: “Pilih asupan yang tidak mengandung zat pemicu kontraksi dini seperti fenugreek. Setelah melahirkan, barulah fokus pada produk yang telah teruji klinis mampu meningkatkan volume dan kualitas ASI agar tumbuh kembang anak optimal.”

 

Sementara itu, dr. Ian Suryadi Suteja, Sp.A menekankan pentingnya prinsip supply and demand dalam produksi ASI, serta peran nutrisi pendukung alami seperti daun kelor, ikan gabus, dan daun katuk. “Nutrisi yang terpenuhi akan memastikan ASI yang diberikan tetap optimal untuk pertumbuhan dan perkembangan anak,” jelasnya. Dokter spesialis anak tersebut juga meluruskan bahwa kenaikan berat badan bayi ASI yang proporsional adalah tanda pertumbuhan sehat, karena komposisi ASI yang seimbang. Hal ini rupanya juga telah dibuktikan oleh Fanny Kondoh dan Hesfi Natia yang merasakan ASI-nya lebih berkualitas sehingga membantu mengejar target berat badan menjadi lebih sehat setelah beralih ke dukungan nutrisi yang teruji secara ilmiah, yaitu ASI Booster Mom Uung.

 

Smart Pump, Smart Moms: Standar Hospital Grade untuk Hasil Maksimal

 

Masih dalam rangkaian acara, Mom Uung juga menggelar sesi edukasi “Smart Pump, Smart Moms”. Event yang dihadiri oleh 32 peserta, serta Mom Influencer seperti Aaliyah Massaid, HanySoegianto, dan Athya Rachmani ini bertujuan mengedukasi para Ibu agar lebih selektif dalam memilih pompa ASI berdasarkan kualitas dan dampaknya terhadap kelancaran menyusui berdasarkan pemahaman medis.

 

Uung Victoria Finky, founder Mom Uung, menekankan bahwa manajemen waktu dan pemilihan pompa ASI yang tepat sejak awal masa pasca-melahirkan berperan penting dalam menjaga ritme produksi ASI tetap optimal. Ia menjelaskan bahwa konsistensi pumping harus ditunjang dengan alat yang aman dan nyaman. “Kenapa pompa ASI Mom Uung jarang keluarin produk baru? Itu karena kami memilih untuk terus menyempurnakan produk existing kami dan ingin membuat inovasi berbasis riset dari berbagai jurnal dan standar medis yang ada, dari sini harapannya pompa ASI Mom Uung bisa jadi investasi sekaligus solusi yang tepat agar para ibu sukses menyusui hingga 2 tahun,” ujar Uung.

 

Standar medis pada alat penunjang seperti pompa ASI menjadi faktor penting dalam keberhasilan memompa ASI. dr. Elizabeth Margaretha P., MARS, CIMI menegaskan, “Pompa ASI sebaiknya memiliki standar Medical Grade serta komponen seperti corong dan katup (valve) Hospital Grade agar stimulasi lebih nyaman dan hasil pumping maksimal.”

 

Sejalan dengan berbagai jurnal penelitian ilmiah, pompa ASI yang tidak memenuhi standar hospital atau medical grade terbukti memiliki perbedaan signifikan dengan pompa ASI hospital grade, terutama dari sisi kenyamanan dan efektivitas stimulasi (Quan et al., 2023). Pompa ASI Mom Uung yang telah memenuhi standar hospital grade dirancang dengan kesesuaian komponen menyeluruh, mulai dari corong, katup, hingga mesin, sehingga mampu mendukung proses menyusui yang lebih optimal dan nyaman bagi ibu.

 

Pengalaman ini turut dibagikan oleh Aaliyah Massaid sebagai pengguna pompa ASI Mom Uung, yang mengungkapkan bahwa pemilihan pompa ASI dengan kualitas hospital dan medical grade membuat proses pumping terasa lebih cepat dan nyaman karena menyerupai hisapan alami bayi. “Karena aku juga working mom, aku better investasi sama pompa ASI yang sudah medical grade, dan pompa ASI Mom Uung ini jadi pompa ASI yang membantu aku mengamankan stok ASI supaya target berat badan baby Arash bisa tercapai lebih optimal,” ujar Aaliyah.

 

Bagi Mom Uung, perjalanan mencerdaskan anak dimulai dari kualitas ASI yang optimal melalui pemenuhan gizi ibu dan dukungan alat menyusui berstandar medis. Kehadiran tim Medical Doctor serta edukasi alat penunjang menyusui dengan standar hospital dan medical grade menjadi bukti nyata komitmen Mom Uung untuk menemani setiap ibu dengan solusi berbasis data medis yang akurat, menjamin setiap jawaban yang diberikan bukanlah sekadar klaim, melainkan hasil yang tervalidasi secara ilmiah.

 

(Edison)