“Konsolidasi Partai Golkar Depok” Farabi: Kader PK dan Pekel Terus Bergerak

Beberin.com, KOTA DEPOK — Konsolidasi partai adalah proses penguatan, penyatuan, dan penataan kembali struktur serta internal partai politik agar lebih solid, stabil, dan efektif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kekompakan anggota, menyamakan visi-misi, serta mempersiapkan partai menghadapi pemilu atau Pilkada. Ini sering dilakukan setelah konflik internal atau kompetisi politik.

 

Hal itu, dilakukan DPD Partai Golkar kota Depok mengadakan silaturahmi sekaligus konsolidasi serta membagikan parcel hari raya kepada seluruh pengurus Partai Golkar dari tingkat DPD, PK (pengurus tk Kecamatan) hingga Pekel (pengurus kelurahan), berlangsung, Minggu (8/3/2026), di Kantor DPRD Golkar Kota Depok, Jawa Barat.

 

Dalam kegiatan tersebut, Dr dr Farabi El Fouz A Rafiq Sp A .M Kes, selaku Ketua DPD Golkar Kota Depok mengingatkan, bahwa seluruh kadernya dan pengurus dibawah, mulai tingkat Kecamatan hingga tingkat Kelurahan tidak terpengaruh media sosial terutama pada komentar-komentar yang cenderung pada ujaran kebencian.

 

“Untuk itu, kader harus tetap loyal dan solid jangan terpengaruh komentar-komentar dari para haters. Karena ada haters pasti juga ada lovers,” ujar Farabi.

 

Ia menjelaskan, bahwa haters atau pembenci dalam politik itu biasa tetapi kader tetap kalem saja, diam jangan terpancing. Sesungguhnya dibalik haters banyak lovers yang diam-diam saja.

 

“Maka dari itu, kita harus tetap cool, diam jangan terpancing, tapi kita buktikan dengan prestasi. Contohnya saja presiden Prabowo, banyak yang komentar walau beliau diam saja tapi beliau menunjukkan kerja keras buat kesejahteraan rakyat bersama pak Bahli dan anggota kabinet lainnya. Itu dibuktikan dengan tampil sebagai pemenang. Suara terbanyak. Yang penting suara kita di hati rakyat,” jelas Farabi.

 

Ia juga memberikan semangat kader-kader Partai Golkar dan para pengurus Golkar kelurahan agar tegar. Karena, sebagai orang politik harus kuat, ibarat angin kencang menerpa kita tidak bergeming. “Jadi orang politik harus kuat, sudah biasa diterpa angin kencang. Para pembenci biarkan saja. Jangankan kita, presiden saja di komentari macam-macam, tapi tetap diam,” tukas Farabi.

 

Farabi mengajak kader dan pengurus agar lebih fokus pada kerja kemasyarakatan. Meski saat ini bukan musim kampanye pileg atau pilkada, namun para kader dan pengurus diharapkan harus tetap membawa nama partai dalam setiap kegiatan kemasyarakatan. Agar partai Golkar lebih membumi dan dekat dengan masyarakat.

 

“Bagaimana kita kerja untuk masyarakat, membantu masyarakat, kita membawa diri sebagai kader partai Golkar di masyarakat. Golkar melekat pada diri kita. Sehingga mesin partai tetap bergerak meski bukan masa kampanye. Suara Golkar adalah suara rakyat,” imbuhnya.

 

Farabi menegaskan pada pileg ke depan, DPD Golkar Depok tetap menargetkan 11 kursi di DPRD kota Depok. Karena di Depok ada 11 kecamatan jadi setiap kecamatan minimal ada satu kursi Golkar.

 

“Karena itu, untuk mencapai target tersebut, setiap pekel harus tetap bergerak meski saat ini bukan masa kampanye. Jangan hanya saat kampanye saja bergeraknya,” tandas Politisi Partai Golkar Kota Depok itu.

 

SAID