“Lestarikan WBTB” Hari Batik Nasional Evencioo Depok Gelar Tari Kecak dan Ajak Penghuni Mahasiswa Internasional Membatik 

Beberin.com, KOTA DEPOK — Diketahui kepanjangan dari WBTB, Warisan Budaya Tak Benda yakni praktik, ekspresi, pengetahuan, keterampilan, serta tradisi yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya dan tidak berwujud secara fisik.

 

Seperti Budaya Indonesia salah satunya tari kecak dan membatik adalah dua bentuk warisan budaya penting yang berasal dari Indonesia, namun keduanya memiliki asal-usul, media ekspresi, dan fungsi sosial yang berbeda.

 

Hal tersebut dengan upaya untuk menghadirkan pengalaman tinggal yang lebih dari sekadar hunian, Evenciio Apartment Margonda memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar Tari Kecak dan aktivitas membatik yang berlangsung, Jum’at (2/10/2026), di Courtyard Evenciio Kota Depok, Jawa Barat.

 

Salah satu proyek hunian yang dikembangkan oleh PT PP Properti Tbk, menghadirkan kegiatan Cultural Experience bagi mahasiswa internasional yang tinggal di lingkungan Evenciio dan beraktivitas di Universitas Indonesia (UI). Acara yang diikuti oleh sekitar 50 peserta ini mengusung konsep pengalaman budaya Indonesia secara langsung. Kegiatan diisi dengan aktivitas membatik dan pagelaran Tari Kecak bersama Ayodya Pala.

 

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Evenciio untuk menghadirkan pengalaman tinggal yang lebih dari sekadar hunian.

 

Dengan semakin banyaknya mahasiswa internasional yang menempuh pendidikan di UI yang tinggal di lingkungan Evenciio, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia secara lebih dekat kepada mereka.

 

Rangkaian acara diawali dengan aktivitas membatik, di mana peserta diperkenalkan pada proses pembuatan batik secara langsung. Peserta kemudian diajak menikmati pagelaran Tari Kecak yang dibawakan oleh Ayodya Pala.

 

Pertunjukan Tari Kecak menjadi salah satu rangkaian utama dalam kegiatan tersebut. Seni pertunjukan tradisional Bali ini memberikan kesempatan bagi para mahasiswa internasional untuk melihat secara langsung salah satu bentuk kekayaan seni dan budaya Indonesia.

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Utama Evenciio, Adi Suryolaksono, bersama jajaran manajemen Evenciio Apartment dan tim Ayodya Pala.

 

“Jadi, dengan melalui kegiatan ini, kami ingin mahasiswa internasional yang tinggal di Evenciio tidak hanya mendapatkan pengalaman sebagai penghuni, tetapi juga dapat mengenal Indonesia melalui budaya dan seni secara langsung. Kami berharap pengalaman seperti ini dapat menjadi bagian yang berkesan selama mereka menjalani masa studi di Indonesia,” ujar Adi Suryolaksono, Direktur Utama Evenciio.

 

Menurutnya, hunian mahasiswa juga dapat menjadi ruang interaksi bagi masyarakat dengan latar belakang budaya yang beragam. “Karena itu, kegiatan Cultural Experience menjadi salah satu bentuk kegiatan yang dihadirkan Evenciio untuk membangun lingkungan yang lebih terbuka dan mempertemukan berbagai budaya dalam satu ruang,” tutur Adi.

 

Program Cultural Experience ini juga akan terus berlanjut dengan menghadirkan beragam kesenian dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. “Jadi, kedepannya, mahasiswa internasional di Evenciio akan mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan dan mengenal berbagai pertunjukan seni tradisional Indonesia, tidak hanya Tari Kecak, tetapi juga tari dan kebudayaan lainnya,” ucap Adi.

 

Adi juga menambahkan, melalui program yang berkelanjutan ini, Evenciio ingin menjadikan lingkungan hunian sebagai ruang bagi mahasiswa internasional untuk mengenal Indonesia secara lebih dekat, sekaligus membawa pengalaman budaya tersebut menjadi bagian dari cerita mereka selama tinggal dan menempuh pendidikan di Indonesia.

 

“Jadi, sebagai bagian dari PT PP Properti Tbk, Evenciio terus menghadirkan berbagai aktivitas yang tidak hanya berfokus pada aspek hunian, tetapi juga membangun pengalaman dan interaksi bagi komunitas di dalamnya,” pungkasnya.

 

SAID